CCTV ANALOG HIKVISION 3K Smart Hybrid Light
HIKVISION DS-2CE16K0T-EXLPF 3K Smart Hybrid Light Fixed Mini Bullet Camera
Rp.480.000,-
High quality imaging with 3K, 2960 × 1665 resolution
Smart-Hybrid light, optimize your security with flexible lighting options
2.8 mm, 3.6 mm fixed focal lens
Up to 20 m IR distance for bright night imaging
Up to 20 m white light distance for bright night imaging
One port for 4 switchable signals (TVI/AHD/CVI/CVBS)
Water and dust resistant (IP67)
Kamera CCTV analog adalah kamera pengawas video tradisional yang menangkap dan mengirimkan sinyal video melalui kabel koaksial ke perangkat Digital Video Recorder (DVR) untuk penyimpanan dan pemantauan. Sistem ini merupakan teknologi lawas yang populer sebelum hadirnya kamera IP, dan meskipun dianggap kurang modern, ia tetap relevan karena keandalannya dan harga yang lebih terjangkau.
Cara Kerja
Penangkapan Gambar: Kamera analog mengubah cahaya menjadi sinyal listrik kontinu.
Transmisi Sinyal: Sinyal ini dikirimkan melalui kabel koaksial ke DVR, kata sumber.
Perekaman: Di dalam DVR, sinyal analog tersebut dikonversi menjadi format digital untuk disimpan dan ditampilkan secara real-time.
Karakteristik Utama
Kabel Koaksial: Menggunakan kabel koaksial untuk mentransmisikan sinyal video.
Memerlukan DVR: Perlu perangkat DVR untuk mengonversi dan menyimpan rekaman video.
Sistem Tunggal: Tidak bergantung pada jaringan internet untuk beroperasi dan hemat penggunaan bandwidth.
Kualitas "Real" dan Jangka Jauh: Video yang dihasilkan cenderung lebih "real" dan jarang mengalami penundaan (delay), dengan kemampuan jangkauan yang lebih jauh karena panjang kabel koaksial yang bisa digunakan.
Keterbatasan: Memerlukan banyak kabel untuk daya, video, dan data secara terpisah, serta lebih rentan terhadap interferensi noise.






